Hasanah.id – Anggota DPRD Jabar Hj. Nia Purnakania, SH., M.Kn. menekankan urgensi pendidikan gender setara sebagai fondasi utama dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan. Hal ini disampaikan berkenaan dengan peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, 6 Desember.
“Peringatan ini harus dijadikan momentum untuk memperkuat kesadaran publik bahwa perlindungan perempuan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Nia menegaskan bahwa berbagai bentuk kekerasan—baik fisik, psikis, seksual, ekonomi, maupun diskriminasi berbasis gender—masih terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Kondisi ini, kata dia, menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang kesetaraan gender dan hak perempuan masih belum merata.
“Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan bukan sekadar peringatan simbolis. Ini adalah pengingat bahwa perempuan masih menghadapi ancaman yang nyata. Dan salah satu cara paling efektif untuk mencegahnya adalah melalui pendidikan gender setara sejak dini,” ujar Nia.

