JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa sistem rujukan berjenjang BPJS Kesehatan akan dibuat lebih efektif sehingga pasien tidak perlu lagi berpindah-pindah rumah sakit berkali-kali.
Penyederhanaan alur rujukan ini diyakini akan mempercepat penanganan medis, meningkatkan peluang kesembuhan pasien, sekaligus menekan biaya karena tidak perlu melalui banyak tahapan rujukan.
Perubahan sistem ini merupakan bagian dari transformasi kesehatan pilar kedua, yang menata ulang klasifikasi rumah sakit. Jika sebelumnya RS dibedakan berdasarkan tipe A, B, C, dan D, kini klasifikasi menggunakan standar kompetensi: paripurna, utama, madya, dan dasar, sesuai spesialisasi masing-masing.
Dengan model baru ini, satu rumah sakit dapat memiliki status berbeda pada setiap layanan spesialis. Misalnya, sebuah RS dapat berstatus paripurna untuk layanan jantung, tetapi hanya berstatus utama atau bahkan dasar untuk layanan mata. Mengacu aturan baru, rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) akan langsung diarahkan ke RS dengan kompetensi utama untuk spesialisasi sesuai kasus pasien.
“Kalau di utama penuh, atau tidak tuntas pengobatannya, baru dikirim ke paripurna. Jadi kita buat maksimal satu kali pindah rumah sakit,” jelas Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes RI, Obrin Parulian, dalam konferensi pers, Jumat (21/11/2025).
Obrin menegaskan bahwa FKTP akan menjadi pihak yang menilai kebutuhan pasien dan menentukan rujukan langsung ke rumah sakit dengan klasifikasi kompetensi yang sesuai. Ia mengatakan, proses penyusunan regulasi ini telah melibatkan organisasi profesi, kolegium, asosiasi, dan para pemangku kepentingan sejak Mei lalu.
“Standar-standar tadi ditetapkan Kemenkes dari masukan berbagai pihak. Dan sekarang sudah sampai di tahap finalisasi. Harapan kita di Januari bisa launch,” ujarnya.
Contents
Contoh Kasus: Rujukan Lama vs Rujukan Baru
Obrin menggambarkan perbedaan signifikan antara alur rujukan saat ini dan sistem baru. Ia mencontohkan seorang perempuan 42 tahun dengan keluhan nyeri perut bawah kronis disertai sesak napas.
Dalam sistem rujukan lama, pasien seperti ini biasanya dirujuk terlebih dahulu ke RS tipe D atau C. Setelah ditemukan dugaan kanker ovarium namun fasilitas penanganan onkologi ginekologi tidak tersedia, pasien kembali harus dirujuk ke RS tipe B. Di RS B, layanan subspesialis dan kemoterapi lengkap juga tidak tersedia, sehingga pasien kembali dirujuk ke RS tipe A untuk mendapatkan pengobatan komprehensif.
Dengan sistem baru, perpindahan berulang seperti ini tidak akan terjadi. FKTP akan langsung merujuk pasien ke rumah sakit dengan layanan minimal di tingkat utama untuk kasus onkologi ginekologi. Jika penuh, barulah dialihkan ke RS kelas paripurna.
“Jadi perpindahannya hanya satu kali,” tegas Obrin.
Kementerian Kesehatan menargetkan aturan baru ini dapat mulai diterapkan pada 2026, sehingga pasien BPJS Kesehatan dapat menikmati proses rujukan yang lebih cepat, tepat, dan efisien.
Situs Informasi Kunci Jawaban PR semua Mata Pelajaran
Kunci Jawaban PR
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru
kunci jawaban
kunci jawaban brain out
kunci jawaban tebak gambar
kunci jawaban tema
kunci jawaban halaman
kunci jawaban tema 1 kelas 5
kunci jawaban tema 1 kelas 4
kunci jawaban tebak kata shopee
kunci jawaban tebak gambar level 8
kunci jawaban tebak gambar level 9
kunci jawaban matematika kelas 5
kunci jawaban tebak gambar level 4
kunci jawaban tebak gambar level 6
kunci jawaban tema 1 kelas 6
kunci jawaban matematika
kunci jawaban matematika kelas 5 halaman 75
kunci jawaban tebak gambar level 7
kunci jawaban kelas 5
kunci jawaban tema 6
kunci jawaban tema 5
kunci jawaban kelas 4
kunci jawaban tts
kunci jawaban tema 2
soal ujian kelas 6 2022 dan kunci jawaban
kunci jawaban kelas
kunci jawaban tebak gambar level 5
soal matematika kelas 5 pecahan dan kunci jawaban
kunci jawaban tema 2 kelas 5 halaman 16
kunci jawaban matematika kelas 6
kunci jawaban brain test
kunci jawaban tebak gambar level 10
kunci jawaban tema 2 kelas 6
kunci jawaban tema 9 kelas 5
kunci jawaban tebak gambar level 11
kunci jawaban tema 4
kunci jawaban tebak gambar level 3
kunci jawaban tema 2 kelas 6 halaman 3
kunci jawaban tema 3
kunci jawaban tema 2 kelas 5 halaman 54
kunci jawaban tema 1
kunci jawaban tebak gambar level 12
kunci jawaban matematika kelas 4
kunci jawaban kelas 3
kunci jawaban wow
kunci jawaban tema 3 kelas 5 halaman 23
kunci jawaban tebak gambar level 13
kunci jawaban tema 6 kelas 5 halaman 71
kunci jawaban buku tematik kelas 4 tema 1 indahnya kebersamaan
kunci jawaban tema 2 kelas 6 halaman 27
kunci jawaban tema 2 kelas 4
