HASANAH.ID – RONGGA. Mega Proyek PLTA Upper Cisokan masih menjadi sorotan publik. Pasalnya, kontraktor utama PLTA Upper Cisokan yang merupakan BUMN Cina CGGC (China Gezhouba Group Coorporation,. Ltd) kerap membuat gaduh terhadap masyarakat maupun para pekerja.
Perlakuan tidak baik terhadap para pekerja maupun masyarakat terkena dampak peledakan area proyek sering dilakukan, bahkan kerap memicu munculnya persoalan sosial dan lingkungan lainnya.
Hal ini menjadi sorotan aktivis lingkungan hidup sekaligus tokoh masyarakat Rongga, Asep Mulyana.
“Kontraktor utama project Upper Cisokan yaitu CGGC terus saja membuat gaduh, mereka kerap melakukan peledakan tidak memperhatikan waktu bahkan menganggap sepele masalah lingkungan yang justru berakibat fatal,” ujar Asep Mulyana, saat ditemui, Minggu 26/10/2025.
Hal lain yang menjadi sorotannya adalah buruknya komitmen sosial terhadap masyarakat terdampak bahkan muncul praktik pungutan liar.
“Kami soroti rekruitmen tenaga kerja yang diindikasikan ada manipulasi data dan praktik sogok menyogok yang kental terlihat di masyarakat, contohnya masyarakat lokal yang terkena dampak selalu dipersulit dengan berbagai syarat tapi kenyataannya mereka selalu mendatangkan tenaga-tenaga dari luar daerah yang penting ada cuan masuk semua menjadi lancar,” tegas Asep.

