Hasanah.id – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap anak yatim piatu dan kaum duafa. Seruan itu ia sampaikan dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan yang digelar di Kelurahan Simpeureum, Desa Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jumat (21/11/2025).
Ineu menegaskan bahwa perhatian terhadap kelompok rentan harus menjadi bagian dari komitmen bersama. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur atau pelayanan publik, tetapi juga menyentuh aspek sosial yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat paling membutuhkan.
“Anak yatim piatu dan kaum duafa adalah tanggung jawab kita semua. Mereka perlu mendapat ruang, kepedulian, dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Santunan ini bukan hanya bentuk bantuan, tetapi simbol kehadiran negara dan masyarakat di tengah mereka,” ujar Ineu.
Ia menambahkan, kepekaan sosial harus menjadi fondasi yang kuat di berbagai tingkatan pemerintahan, termasuk pemerintah daerah hingga level kelurahan dan desa. Pengawasan terhadap pelayanan publik, menurutnya, harus beriringan dengan pemberian perhatian pada kelompok yang rentan secara ekonomi dan sosial agar pembangunan berjalan secara inklusif.

