Hasanah.id – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengingatkan pentingnya membatasi perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dengan nilai etika dan kemanusiaan. Ia menilai, kemajuan teknologi tanpa dasar moral justru berisiko melahirkan bentuk penindasan baru.
Hal itu disampaikan Megawati dalam seminar internasional memperingati 70 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (1/11/2025).
“Teknologi yang berjalan tanpa moral bisa menciptakan sistem penindasan modern,” ujarnya di hadapan perwakilan dari 32 negara.
Megawati menyoroti derasnya arus transformasi digital global yang, menurutnya, tidak diimbangi arah moral yang jelas. AI, big data, dan sistem digital lintas negara memang membuka peluang ekonomi besar, tetapi juga bisa menjadi ancaman bagi kemanusiaan jika tidak diatur dengan tanggung jawab sosial.
“Kita melihat teknologi menembus batas negara, tapi sekaligus mengikis batas nurani. Karena itu, AI harus diatur bukan hanya oleh hukum, melainkan juga oleh nilai moral dan kemanusiaan,” tegas Presiden ke-5 RI tersebut.

